JAKARTA – Sebanyak 150 ribu peserta SNMPTN dengan nilai tinggi tidak berhasil menembus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SNMPTN).

Hal ini mengundang keprihatinan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Djoko Santoso yang disampaikan pada konferensi pers terkait hasil SNMPTN 2011, Selasa (28/6) di Gedung D lantai 3 Kementerian
Pendidikan Nasional (Kemendiknas).

“Sayang sekali siswa yang pintar ini tidak berlaku cerdas dalam memilih program studi sehingga mereka tidak dapat menempati bangku perguruan tinggi negeri (PTN),” kata Djoko.

Djoko menyebutkan, hal tersebut berhubungan erat dengan ketidakseimbangan pemilihan program studi tertentu dengan adanya persepsi yang berkembang di masyarakat mengenai sebuah jurusan yang dikatakan favorit.

“Adanya persepsi mengenai program studi favorit atau populer dan jurusan yang kurang diminati malah mengakibatan siswa memilih jurusan yang sama. Padahal dengan nilai SNMPTN yang cukup tinggi seharusnya mereka bisa meraih kursi di PTN,” kata Djoko.

Ketua Pelaksana SNMPTN 2011, Herry Suhardiyanto menjelaskan, para peserta SNMPTN dengan nilai tinggi tersebut masih berkesempatan mengenyam pendidikan di PTN melalui jalur lain, yakni Ujian Mandiri.
“Para peserta yang belum lolos SNMPTN masih bisa mengikuti jalur mandiri yang diselenggarakan oleh masing-masing PTN,” kata Herry.

LONDON, KOMPAS.com – Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, menyambut antusias pertemuan timnya melawan Barcelona di babak semifinal Liga Champion. Meskipun mengakui Barca tim hebat, Ronaldo yakin timnya bisa menaklukkan tim besutan Josep Guardiola itu.

“El Real” melangkah mulus ke babak semifinal dengan menyingkirkan Tottenham Hotspur. Keberhasilan itu diraih dengan catatan sempurna karena Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan meraih kemenangan di dua leg. Di leg pertama, Madrid sukses membantai Tottenham 4-0. Sementara di leg kedua, Madrid sukses mempermalukan Tottenham di depan publiknya sendiri lewat gol tunggal yang diciptakan Cristiano Ronaldo.

“Kemenangan yang cyukup bagus malam ini. Berarti kami telah mengambola langkah yang cukup penting,” kata Ronaldo kepada UEFA.com. Di babak semifinal, Madrid akan bertemuan Barcelona. Tentunya, pertemuan ini menjadi tantangan berat bagi Madrid. Bila melihat catatatan terakhir, Madrid harus dipermalukan 0-5 saat bertandang ke Barcalona dalam lanjutan Liga BBVA November tahun lalu.

“Ambisi kami mengawali musim ini tentunya melangkah lebih jauh pada turnamen ini. Kami sudah dekat ke final tetapi kami akan melawan rival yang sulit yakni Barcelona,” tukasnya.

“Memang mereka adalah tim yang kuat. Namun, mereka bukan datang dari planet lain. Mereka manusia seperti kami. Tentu, mereka memiliki gaya permainan yang bagus. Namun, kami juga. Kami merasa baik secara fisik maupun mental,” tegas penyerang asal Portugal itu. (UEFA)

Kolo Toure Terbukti Pakai Doping

Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris membuktikan Kolo Toure menggunakan obat terlarang, setelah bek milik Manchester City gagal melewati tes.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (4/3/2011), FA sudah memberitahukan City bahwa sampel A yang diambil dari Toure positif mengandung subtansi tertentu, yang dilarang dikonsumsi dalam dunia olahraga.

Pihak The Citizens pun mengakui hal tersebut, namun enggan memberi komentar lebih lanjut. Yang pasti, bek internasional Pantai Gading dihadapkan pada hukuman skorsing.

“Manchester City mengonfirmasi bahwa FA sudah menginformasikan Kolo Toure, dimana sampel A yang diambil dari dia dinyatakan positif mengandung zat tertentu,” ungkap pernyataan tersebut.

“Hasilnya, dia sudah diskors dengan larangan bermain di semua pertandingan tim utama maupun bukan tim utama, menunggu hasil dari proses hukum.

“Dalam hal ini, tidak akan ada komentar lebih lanjut dari klub,” tegas pernyataan tersebut, dikutip dari Soccerway.

Penulis: oz

Menpora menyatakan bahwa pemerintah hanya sebatas mengawasi dan membina.

Oleh Tegar Paramartha

26 Feb 2011 13:18:00

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng menyatakan bahwa pemerintah tidak melakukan intervensi kepada PSSI. Andi mengatakan bahwa yang dilakukannya hanya sebatas pengawasan dan pembinaan terhadap organisasi olahraga di Indonesia.

“Pemerintah turun tangan dalam olahraga nasional hanya untuk mengawasi dan membina. Pemerintah tidak akan terlalu ikut campur, karena semua sudah terukur dan kami masih memberi kesempatan untuk organisasi yang bersangkutan menyelesaikan masalah mereka dengan aturan sendiri,” ujar Andi Mallarangeng di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung.

Andi mengungkapkan bahwa pemerintah berhak untuk menegur oraganisasi olahraga nasional yang berjalan tidak sesuai denan aturan dan undang-undang yang berlaku. Pemerintah melakukan hal tersebut kepada semua organisasi olahraga di Indonesia bukan hanya pada satu organisasi saja, dalam hal ini PSSI.

Menurutnya meskipun PSSI berada di bawah FIFA, PSSI tetap harus mengikuti peraturan dan undang-undang yang berlaku di Indonesia karena PSSI adalah salah satu organisasi yang berdiri di negara Indonesia.